South Shore Limited menghadapi delisting di HK Stock Exchange

Pemilik THE 13 di Makau, South Shore Holdings baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaannya terancam delisting dari Bursa Efek Hong Kong. Operator sekarang harus menyelesaikan langkah-langkah khusus untuk menghindari tindakan ini.

Setelah menghadapi kemunduran demi kemunduran, South Shore kini memiliki empat langkah yang harus diambil agar tetap terdaftar. Semua hasil keuangan diperintahkan untuk dipublikasikan, dan South Shore telah meminta langkah ini ditunda. Perusahaan juga harus tetap mematuhi aturan khusus untuk listing.

Berakhir

Salah satu persyaratan yang lebih menantang dari perusahaan Makau adalah agar perintah penutupan diberhentikan atau ditarik serta melihat likuidator dihapus. Pada bulan Juli, perusahaan diperintahkan oleh Mahkamah Agung Bermuda berakhir setelah gagal memberikan pembayaran utang besar sebesar HK$7 juta ($902.000).

Perintah itu muncul setelah petisi diajukan pada bulan Juni oleh Manajemen PYI Terbatas untuk penutupan terkait dengan hutang yang terutang. Perusahaan dilaporkan telah memperoleh perjanjian fasilitas pinjaman berjangka. Manajemen PYI terhubung ke South Shore melalui perusahaan induknya PYI Corp Ltd, yang memiliki bersama Paul Y. Engineering Group dengan operatornya.

Aturan daftar Bursa Efek Hong Kong menyatakan bahwa pencatatan sekuritas dapat dibatalkan sewaktu-waktu jika perusahaan telah ditangguhkan untuk perdagangan selama 18 bulan. Untuk South Shore, perdagangan pertama kali ditangguhkan pada awal Juli, jadi itu akan menjadi Januari 2023 ketika kerangka waktu 18 bulan habis.

Berbagai Tantangan Hukum

Saat ini, tidak jelas apakah South Shore akan mampu bertahan selama 18 bulan penuh tanpa tenggelam. Perusahaan ini menghadapi banyak tantangan keuangan dan hukum yang mungkin menjadi kehancurannya. Pengadilan Tinggi Hongkong baru saja mengeluarkan surat panggilan terkait dengan permintaan dari pemberi pinjaman untuk pembayaran HK$3,28 miliar ($423 juta). Jumlah ini terutang untuk hutang pinjaman yang belum dibayar ditambah bunga. Panggilan itu dikeluarkan bersamaan dengan ancaman penutupan petisi.

Dua bulan lalu, perusahaan mengajukan likuidasi sukarela atas perusahaannya Concordia Hotel Terbatas Baru anak perusahaan. Perusahaan ini adalah satu-satunya pemilik manfaat hotel THE 13. Dengan aplikasi tersebut, anak perusahaan dapat dinyatakan pailit, dan hal ini dapat mengakibatkan delisting perusahaan.

Penghapusan daftar akan dilakukan berdasarkan operasi yang tidak memadai dalam aturan pencatatan. Untuk saat ini, THE 13 menghadapi ketidakpastian. Properti itu awalnya seharusnya rumah Permainan VIP dan menyediakan penginapan hotel mewah. Masalah pendanaan dan konstruksi sejak awal menyebabkan pembukaan properti tanpa permainan dan banyak kamar yang belum selesai.


Diskon terbaik Data SGP 2020 – 2021. Diskon mantap yang lain-lain ada diperhatikan dengan terjadwal melalui pemberitahuan yang kami letakkan dalam web tersebut, dan juga siap ditanyakan kepada layanan LiveChat support kita yg ada 24 jam On the internet buat melayani segala kebutuhan antara tamu. Mari secepatnya daftar, dan menangkan prize Toto serta Live Casino On-line terbesar yg terdapat di situs kami.